Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

JALUR

Dirjen Aan: Kolaborasi Kunci Hadapi Lonjakan Pergerakan Nataru

badge-check


 Apel Jasa Marga jelang angkutan Nataru Perbesar

Apel Jasa Marga jelang angkutan Nataru

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menegaskan, kolaborasi sebagai kunci utama dalam penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Hal ini disampaikan Dirjen Aan saat memberikan sambutannya pada kegiatan apel terpadu PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam rangka kesiapsiagaan operasional menghadapi Angkutan Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Lapangan Sasono Utomo, TMII, Jakarta, Senin (15/12/2025).

“Dengan peningkatan angka itu maka dipastikan ada perlambatan dan kemacetan. Ini yang harus kita kelola dengan baik secara bersama-sama dengan bersinergi dan kolaborasi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei prakiraan pergerakan Nataru, yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 42,01% atau sekitar 119,50 juta penduduk akan melakukan perjalanan ke luar kota.

Angka ini meningkat sebesar 2,71% dibandingkan periode Nataru 2024/2025, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 20 dan 24 Desember 2025 serta puncak arus balik diperkirakan pada 4 Januari 2026.

Adapun tujuan perjalanan secara nasional masih didominasi wilayah Pulau Jawa.

Total prakiraan pergerakan mencapai 22,75 juta perjalanan, dengan provinsi tujuan tertinggi yaitu Jawa Tengah sebesar 16,93%, Jawa Timur 14,09%, dan Jawa Barat 13,90%.

Sedangkan ruas tol utama yang diperkirakan mengalami peningkatan volume lalu lintas antara lain Jakarta–Cikampek, Jakarta–Bogor–Ciawi, Cipali, Semarang–Solo, serta Surabaya–Gempol.

Jalan tol menjadi favorit, terutama Jakarta-Cikampek sesuai survey yang dilakukan, sehingga tepat sekali kita berkumpul di sini untuk mempersiapkan strategi-strategi yang akan dilakukan nantinya di jalan tol khususnya.

“Tentunya jalan arteri menjadi konsen kita untuk mengelola arus lalu lintas,” imbuh Dirjen Aan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ditjen Perhubungan Darat mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem selama periode Nataru 2025/2026.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi diperkirakan terjadi pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026.

Oleh karena itu, masyarakat dan seluruh penyelenggara transportasi diimbau untuk terus memantau informasi cuaca resmi BMKG sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko keselamatan perjalanan.

“Kami sebagai stakeholder, yang mengelola transportasi darat harus mempersiapkan alternatif-alternatif untuk memitigasi akibat dari puncak hujan ini,” ujar Dirjen Aan.

Dia juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, antara lain dengan melengkapi administrasi kendaraan, melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas.

Perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor tidak disarankan demi keselamatan.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan angkutan umum resmi yang telah melalui pemeriksaan kelaikan (rampcheck), membeli tiket penyeberangan maksimal H-1 sebelum keberangkatan, serta beristirahat yang cukup guna menghindari kelelahan saat berkendara.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Rivan Achmad Purwantono menyampaikan apel ini adalah sebuah kewajiban dan kebanggaan yang melekat pada diri kita, serta kehormatan untuk menjalin kolaborasi dengan baik untuk memastikan penyelenggaraan nataru berjalan lancar.

“Jalan tol adalah tujuan utama masyarakat dalam nataru maupun liburan-liburan yang akan datang. Hal ini penting untuk kita jaga, kita pastikan kita bertugas dengan baik, sehingga apa yang kita harapkan negara hadir terwujud dari kewajiban, kebanggaan, dan kehormatan,” papar Rivan.

Di sisi lain, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho juga turut mempersiapkan keamanan baik dalam manajemen lalu lintas dan yang lainnya.

Terutama untuk jalan tol dan jalan arteri yang harus dijaga dan pelabuhan penyeberangan yang sudah dipersiapkan.

Dalam kegiatan ini turut hadir Plt Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Menhub Dudy Sampaikan DIM RUU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ

30 September 2026 - 16:20 WIB

Penjualan EV Melaju, Transformasi Pasar Indonesia Belum Maksimal

30 September 2026 - 16:09 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

MTI Ingatkan 3 Momentum September Jangan Hanya sebagai Seremoni Keselamatan

30 September 2026 - 10:21 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Early Booking, Pesan Tiket Lebih Awal Makin Hemat

29 September 2026 - 22:50 WIB

TransJakarta Tata Feeder Rusun, Efisiensi Jadi Strategi Jaringan

29 September 2026 - 08:18 WIB

LABA Masuk BaaS Truk Listrik, Modal Awal Jadi Tantangan

27 September 2026 - 15:47 WIB

Korlantas Luncurkan STNK Digital

26 September 2026 - 22:18 WIB

Transportasi Umum Diusulkan Jadi Syarat Pembangunan Perumahan

26 September 2026 - 22:13 WIB

Trending di JALUR