Menu ✖

Mode Gelap
KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

BANDARA

InJourney Airports Siap Perpanjang Jam Operasi, Antisipasi Dampak Perbaikan Software Airbus A320 Family

badge-check


 Armada Airbus Perbesar

Armada Airbus

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) siap memperpanjang jam operasi bandara apabila diperlukan.

Hal ini sejalan dengan kemungkinan adanya gangguan jadwal penerbangan pada 30 November – 4 Desember 2025 seperti diinformasikan regulator.

Kementerian Perhubungan menginstruksikan maskapai penerbangan yang mengoperasikan pesawat Airbus A320 Family untuk melakukan perbaikan perangkat lunak terhadap armadanya dalam rangka memenuhi perintah Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA).

Kondisi ini diperkirakan menyebabkan gangguan penerbangan mengingat banyaknya pesawat Airbus A320 yang beroperasi di Indonesia.

Saat ini terdapat enam maskapai yang mengoperasikan pesawat Airbus A320 yakni Batik Air, Super Air Jet, Citilink Indonesia, Indonesia AirAsia, Pelita Air dan Transnusa.

Instruksi dari EASA tersebut turut disampaikan kepada seluruh operator penerbangan di seluruh dunia yang mengoperasikan armada pesawat Airbus A320.

PGS. Corporate Secretary Group Head Arie Ahsanurrohim mengatakan, bila diperlukan, bandara-bandara InJourney Airports dapat memperpanjang jam operasi yang menjadi bagian dari prosedur
delay management untuk meminimalisir dampak penundaan penerbangan.

“Saat ini sejumlah bandara yang dikelola InJourney Airports juga sudah beroperasi 24 jam,” ungkapnya, Sabtu (29/11/2025).

Arie menuturkan, InJourney Airports berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan.

“Penyesuaian skenario operasional akan dilakukan mengikuti dinamika jadwal penerbangan untuk tetap menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan sesuai regulasi yang berlaku,” jelas dia.

Terkait adanya kondisi ini, InJourney Airports mengimbau calon penumpang pesawat dengan tiket penerbangan antara 30 November – 4 Desember 2025 untuk mengonfirmasi kembali jadwal keberangkatan atau memerhatikan informasi terbaru dari maskapai.

“Kalau jadwal keberangkatan sudah terkonfirmasi, kami mengimbau agar calon penumpang pesawat dapat tiba lebih awal di bandara sekitar 2-3 jam sebelum keberangkatan. Kepada maskapai, kami mengimbau agar dapat menginformasikan calon penumpang secara cepat apabila ada perubahan jadwal keberangkatan,” beber dia.

InJourney Airports saat ini mengelola 37 bandara termasuk lima bandara tersibuk di Indonesia yakni Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Kualanamu Deli Serdang. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Latihan Penanganan Keadaan Darurat

24 September 2026 - 15:49 WIB

GMFI dan FTAI Perkuat Kolaborasi Bisnis Perawatan Mesin Pesawat

24 September 2026 - 14:56 WIB

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla pada Penerbangan di Kalimantan

23 September 2026 - 03:52 WIB

Trending di BANDARA