Menu

Mode Gelap
Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu  390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

JALUR

Jelang Angkutan Libur Nataru, Ditjen Hubdat Cek Kelaikan Bus di PO Sinar Jaya

badge-check


 Dirjen Hubdat saat tinjau ramcheck di PO Bus Sinar Jaya Perbesar

Dirjen Hubdat saat tinjau ramcheck di PO Bus Sinar Jaya

Wartatrans.com, BEKASI – Jelang angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan inspeksi keselamatan (rampcheck) pada sejumlah bus di Pool PO Sinar Jaya.

Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan meninjau langsung proses rampcheck bus, yang akan beroperasi, terutama selama masa libur Nataru.

“Dalam rangka Natal dan Tahun Baru kami melaksanakan operasi angkutan Nataru, salah satunya memastikan kelaikan kendaraan. Ini salah satu tugas kita untuk menjamin keselamatan penumpang, sehingga dari jauh-jauh hari kami lakukan inspeksi keselamatan pada kendaraan” ujar Dirjen Aan di Pool PO Sinar Jaya, Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/11/2025).

Inspeksi keselamatan ini mencakup pemeriksaan sejumlah komponen kendaraan seperti wiper, rem, lampu, kondisi ban, dan kelengkapan alat keselamatan. Hasilnya pun sejumlah bus yang telah diperiksa dinyatakan laik jalan.

Dirjen Aan menambahkan, hasil rampcheck yang dilakukan oleh PO Sinar Jaya nantinya bisa diintegrasikan dengan sistem milik Ditjen Hubdat Kemenhub, agar pengawasan kelaikan angkutan orang bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Saya yakin PO Sinar Jaya juga sudah melakukan rampcheck mandiri, nanti harapannya hasil di sistem Sinar Jaya ini bisa diintegrasikan. Karena saat ini kami sedang mengintegrasikan data dan membuat sistem untuk pengawasan terhadap kelaikan kendaraan yang beroperasi,” urainya.

Dirjen Aan juga menyampaikan apresiasi atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) yang telah dijalankan PO Sinar Jaya. Menurutnya, dengan menerapkan sistem SMK ini, PO Sinar Jaya menjadi salah satu operator bus yang taat keselamatan.

“Kami melihat komitmen nyata dari PO Sinar Jaya dalam menerapkan SMK. Ini seharusnya menjadi contoh bagi operator bus lainnya bahwa keselamatan bukan hanya formalitas administratif, tetapi menjadi dasar untuk membangun kepercayaan masyarakat atau konsumen,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Sinar Jaya, Teddy Kurniawan Rusly merespons positif kegiatan peninjauan Ditjen Perhubungan Darat ini untuk memastikan kelaikan bus demi keselamatan masyarakat.

Pihaknya juga rutin melakukan inspeksi kelaikan kendaraan sebelum beroperasi serta terus mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan para penumpang.

“Kami di PO Sinar Jaya selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan kami juga telah menerapkan elemen SMK. Lalu kami juga melakukan pendidikan dan pelatihan bagi staf dan melakukan diklat bagi pengemudi,” tegas Teddy.

Dirjen Aan pun berharap, pihaknya bisa terus berkolaborasi dengan operator bus dalam memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan transportasi darat.

“Ke depannya kita akan susun skema untuk pengawasan terhadap kendaraan maupun peningkatan kompetensi pengemudi karena SDM yang berkualitas berpengaruh pada keselamatan masyarakat. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk keselamatan angkutan darat yang memiliki tantangan luar biasa,” pungkasnya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenhub Sabet Penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year Transportation

10 Juli 2026 - 18:36 WIB

Jika Tarif Transjakarta Naik, Jakarta Terancam Hadapi Gelombang Kemacetan Baru

8 Juli 2026 - 00:39 WIB

Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen

6 Juli 2026 - 06:57 WIB

Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal 

4 Juli 2026 - 06:31 WIB

Gubernur Pramono Kaji Pembangunan Flyover di Pejompongan, Universitas Pancasila, dan Bintaro

3 Juli 2026 - 12:56 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Mengabdi di Wilayah 3TP, Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

Revisi Aturan Komisi Ojol, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen Dimulai 1 Juli 2026

27 Juni 2026 - 05:22 WIB

Trending di JALUR