Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

PERON

KA Bukit Serelo Catat Kenaikan Penumpang, Waktu Tempuh Kini Lebih Cepat 50 Menit

badge-check


 KA Bukit Serelo Catat Kenaikan Penumpang, Waktu Tempuh Kini Lebih Cepat 50 Menit Perbesar

JAKARTA, beritatrans.id –PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan pada layanan KA Bukit Serelo rute Kertapati–Lubuk Linggau. Hingga September 2025, jumlah pelanggan mencapai 406.739 orang, naik dari 389.181 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan ini menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi andalan di Sumatera Selatan. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebut infrastruktur dan kecepatan jadi faktor kunci.

“Perbaikan infrastruktur dan peningkatan kecepatan lintas menjadi kunci dalam menjaga keandalan perjalanan dan meningkatkan daya saing layanan,” ujar Anne, Sabtu (1/11/2025).

KAI telah mempercepat waktu tempuh KA Bukit Serelo lewat Gapeka 2025. Kini, perjalanan Kertapati–Lubuk Linggau ditempuh dalam 6 jam 25 menit, lebih cepat 50 menit dibanding sebelumnya. Arah sebaliknya ditempuh dalam 6 jam 30 menit dari sebelumnya 7 jam 20 menit.

“Dengan lintas yang semakin andal, perjalanan menjadi lebih efisien dan tepat waktu,” jelas Anne.

Peningkatan kecepatan ini didukung oleh perbaikan rel, jalur, dan sistem persinyalan di Sumatera Bagian Selatan. Dampaknya tak hanya pada kenyamanan penumpang, tapi juga memperkuat konektivitas Palembang–Lubuk Linggau sebagai poros ekonomi wilayah.

KA Bukit Serelo sendiri merupakan layanan ekonomi bersubsidi (PSO) dari DJKA Kemenhub dengan tarif Rp32.000. Layanan ini menjadi favorit masyarakat karena menggabungkan harga terjangkau dan ketepatan waktu.

Menggantikan KA Bukit Sulap, kini KA Bukit Serelo beroperasi siang hari untuk kelas ekonomi, sementara kelas eksekutif dan bisnis dilayani KA Sindang Marga malam hari.

“Semangat Bukit Serelo merepresentasikan komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan di Sumatera Selatan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, cepat, dan nyaman,” tutup Anne.(f**)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN

11 Juli 2026 - 17:15 WIB

Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

11 Juli 2026 - 15:27 WIB

Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026

11 Juli 2026 - 12:51 WIB

Semester I 2026 Layani 1,39 Juta Pelanggan, KAI Siapkan Dukungan untuk Kajian KA Sumut-Aceh

11 Juli 2026 - 09:02 WIB

Dari Manggarai ke Kiaracondong: 5.484 Rusun TOD PT KAI Jadi Ramah Kantong atau Jerat Lahan HPL ?

11 Juli 2026 - 01:30 WIB

KAI Rampungkan Perawatan 246 Kereta di Balai Yasa Manggarai pada Semester I 2026

10 Juli 2026 - 17:44 WIB

KAI Tangani 12.656 Barang Tertinggal Sepanjang Semester I 2026, Nilainya Capai Rp8,86 Miliar

10 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Commuter Uji Coba Teknologi Penghilang Bau di KRL, Penumpang Jadi Lebih Nyaman

10 Juli 2026 - 15:51 WIB

KAI Siapkan Travelator Ber-AC untuk Integrasi Stasiun Karet dan BNI City

10 Juli 2026 - 14:35 WIB

Integrasi Stasiun Karet-BNI City Ditargetkan Beroperasi 28 September 2026, Penumpang KRL Akan Dialihkan

10 Juli 2026 - 14:26 WIB

Trending di PERON