Menu

Mode Gelap
Mau Liburan Naik Kereta? Tiket dari Daop 1 Jakarta ke Sejumlah Kota Masih Tersedia Layanan Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo, Mudahkan Jemaah Haji Embarkasi Solo Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Forum Kritik Seni Jakarta Soroti Tantangan Kritik Seni di Era Digital Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

ANJUNGAN

PTP Nonpetikemas Mulai Operasikan Drop Tank Curah Cair di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

badge-check


 Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai Perbesar

Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai

Wartatrans.com, BENGKULU – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Bengkulu untuk pertama kalinya mulai mengoperasikan layanan drop tank untuk kegiatan bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

Kegiatan perdana ini ditandai dengan pemuatan (loading) komoditas PFAD (Palm Fatty Acid Distillate) menggunakan metode Drop Tank dengan Kapal MT. SILKROAD 06 tujuan Jakarta, Jumat (8/5/2026).

“Layanan ini merupakan program inovasi perusahaan yang sebelumnya telah dilakukan di Pelabuhan Pangkal Balam,” jelas Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, Senin (11/5/2026).

Layanan Drop Tank pada Kapal MT. SILKROAD 06 bersandar di Pelabuhan Bengkulu pada Kamis (7/5/2026) pukul 11.00 WIB dan layanan proses pemuatan hingga Senin, 11 Mei 2026 dengan melibatkan PT Olein Sawit Lestari selaku Shipper.

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena merupakan implementasi perdana metode drop tank di Bengkulu untuk penanganan kargo curah cair.

“Sistem ini digunakan sebagai media transit muatan dari truk sebelum dipompa ke kapal sehingga proses operasional menjadi lebih efektif, cepat, dan terkontrol,” ucapnya.

Penerapan metode drop tank ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjawab tantangan operasional, khususnya dalam meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses muat kargo curah cair.

Dengan sistem ini, proses bongkar dari truk menuju media transit (drop tank) dapat dilakukan secara simultan sebelum selanjutnya dipompa ke kapal, sehingga waktu layanan menjadi lebih optimal.

Implementasi layanan drop tank ini kata dia, merupakan bagian dari program inovasi dan strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan.

“Hal ini sebagai upaya menghadirkan proses layanan curah cair yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Inovasi ini sebelumnya telah diterapkan di Pelabuhan Pangkal Balam dan kini mulai diimplementasikan di Bengkulu. Kami berharap inovasi ini dapat mendukung kelancaran logistik serta meningkatkan daya saing pelabuhan,” ujarnya.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Mochammad Choiron Yusuf mengungkapkan kegiatan perdana ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien di Pelabuhan Bengkulu.

“Dengan dukungan peralatan seperti pompa dan sistem distribusi yang terintegrasi, proses pemuatan PFAD dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan,” kata Choiron.

Sebelumnya, proses penanganan kargo curah cair masih menggunakan pola konvensional yang membutuhkan waktu lebih lama dalam proses transfer muatan.

Melalui implementasi drop tank, pola operasi menjadi lebih terstruktur dan terintegrasi, sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas serta penurunan waktu sandar kapal (port stay).

Selain meningkatkan kinerja operasional, penerapan metode ini juga meningkatkan implementasi aspek HSSE (Health, Safety, Security, & Environment).

Sistem yang lebih tertutup dan terkontrol mampu meminimalisir potensi tumpahan serta menjaga kebersihan lingkungan pelabuhan.

Seiring dengan meningkatnya arus distribusi komoditas turunan kelapa sawit dari wilayah Bengkulu, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu akan terus mendorong inovasi layanan guna mendukung kelancaran logistik nasional.

Implementasi drop tank ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan sistem operasional yang lebih modern dan berdaya saing di Pelabuhan Pulau Baai.

PTP Nonpetikemas berkomitmen terus menghadirkan inovasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pelabuhan yang andal, efisien, dan berwawasan lingkungan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TPK Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas Internasional 91 Persen

13 Mei 2026 - 11:59 WIB

SPJM Bukukan Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026

13 Mei 2026 - 07:39 WIB

Stakeholders Pelabuhan Priok Perkuat Sinergi dan Kemitraan Melalui Raker IPEC 2026

13 Mei 2026 - 07:19 WIB

Bappenas Sebut PTPN I Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Energi

13 Mei 2026 - 07:02 WIB

FIFGROUP Tegaskan Komitmen terhadap Tata Kelola yang Baik melalui Seminar Nasional Bersama Asosiasi Advokat Konstitusi

12 Mei 2026 - 19:32 WIB

IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Perkuat Kesiapan Layanan Penumpang ke Kepulauan Seribu

12 Mei 2026 - 19:10 WIB

IPCC Buka Ruang Pembelajaran melalui Program Kunjungan Akademik

12 Mei 2026 - 16:16 WIB

PELNI Sukses Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara

12 Mei 2026 - 12:17 WIB

Sambut Waisak di Borobudur, Hotel InJourney Hospitality bisa jadi Pilihan Akomodasi Menarik

12 Mei 2026 - 11:54 WIB

Trending di EKOBIS