Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

ANJUNGAN

PTP Nonpetikemas Mulai Operasikan Drop Tank Curah Cair di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

badge-check


 Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai Perbesar

Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai

Wartatrans.com, BENGKULU – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Bengkulu untuk pertama kalinya mulai mengoperasikan layanan drop tank untuk kegiatan bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

Kegiatan perdana ini ditandai dengan pemuatan (loading) komoditas PFAD (Palm Fatty Acid Distillate) menggunakan metode Drop Tank dengan Kapal MT. SILKROAD 06 tujuan Jakarta, Jumat (8/5/2026).

“Layanan ini merupakan program inovasi perusahaan yang sebelumnya telah dilakukan di Pelabuhan Pangkal Balam,” jelas Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, Senin (11/5/2026).

Layanan Drop Tank pada Kapal MT. SILKROAD 06 bersandar di Pelabuhan Bengkulu pada Kamis (7/5/2026) pukul 11.00 WIB dan layanan proses pemuatan hingga Senin, 11 Mei 2026 dengan melibatkan PT Olein Sawit Lestari selaku Shipper.

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena merupakan implementasi perdana metode drop tank di Bengkulu untuk penanganan kargo curah cair.

“Sistem ini digunakan sebagai media transit muatan dari truk sebelum dipompa ke kapal sehingga proses operasional menjadi lebih efektif, cepat, dan terkontrol,” ucapnya.

Penerapan metode drop tank ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjawab tantangan operasional, khususnya dalam meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses muat kargo curah cair.

Dengan sistem ini, proses bongkar dari truk menuju media transit (drop tank) dapat dilakukan secara simultan sebelum selanjutnya dipompa ke kapal, sehingga waktu layanan menjadi lebih optimal.

Implementasi layanan drop tank ini kata dia, merupakan bagian dari program inovasi dan strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan.

“Hal ini sebagai upaya menghadirkan proses layanan curah cair yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Inovasi ini sebelumnya telah diterapkan di Pelabuhan Pangkal Balam dan kini mulai diimplementasikan di Bengkulu. Kami berharap inovasi ini dapat mendukung kelancaran logistik serta meningkatkan daya saing pelabuhan,” ujarnya.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Mochammad Choiron Yusuf mengungkapkan kegiatan perdana ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien di Pelabuhan Bengkulu.

“Dengan dukungan peralatan seperti pompa dan sistem distribusi yang terintegrasi, proses pemuatan PFAD dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan,” kata Choiron.

Sebelumnya, proses penanganan kargo curah cair masih menggunakan pola konvensional yang membutuhkan waktu lebih lama dalam proses transfer muatan.

Melalui implementasi drop tank, pola operasi menjadi lebih terstruktur dan terintegrasi, sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas serta penurunan waktu sandar kapal (port stay).

Selain meningkatkan kinerja operasional, penerapan metode ini juga meningkatkan implementasi aspek HSSE (Health, Safety, Security, & Environment).

Sistem yang lebih tertutup dan terkontrol mampu meminimalisir potensi tumpahan serta menjaga kebersihan lingkungan pelabuhan.

Seiring dengan meningkatnya arus distribusi komoditas turunan kelapa sawit dari wilayah Bengkulu, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu akan terus mendorong inovasi layanan guna mendukung kelancaran logistik nasional.

Implementasi drop tank ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan sistem operasional yang lebih modern dan berdaya saing di Pelabuhan Pulau Baai.

PTP Nonpetikemas berkomitmen terus menghadirkan inovasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pelabuhan yang andal, efisien, dan berwawasan lingkungan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli

3 Juli 2026 - 02:12 WIB

Dukung Ketersediaan Pasokan Energi Nasional, Semester I-2026 PELNI Angkut 335.415 Metrik Ton Batubara

2 Juli 2026 - 16:20 WIB

BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi

2 Juli 2026 - 14:26 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Kemenhub Dukung Penuh Program Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

2 Juli 2026 - 10:34 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Citilink Buka 5 Rute Baru Hubungkan Kalimantan, Yogya, dan Batam

1 Juli 2026 - 14:43 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Trending di EKOBIS