Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

PTP Nonpetikemas Mulai Operasikan Drop Tank Curah Cair di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

badge-check


 Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai Perbesar

Drop Tank di Pelabuhan Pulau Baai

Wartatrans.com, BENGKULU – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Bengkulu untuk pertama kalinya mulai mengoperasikan layanan drop tank untuk kegiatan bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

Kegiatan perdana ini ditandai dengan pemuatan (loading) komoditas PFAD (Palm Fatty Acid Distillate) menggunakan metode Drop Tank dengan Kapal MT. SILKROAD 06 tujuan Jakarta, Jumat (8/5/2026).

“Layanan ini merupakan program inovasi perusahaan yang sebelumnya telah dilakukan di Pelabuhan Pangkal Balam,” jelas Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, Senin (11/5/2026).

Layanan Drop Tank pada Kapal MT. SILKROAD 06 bersandar di Pelabuhan Bengkulu pada Kamis (7/5/2026) pukul 11.00 WIB dan layanan proses pemuatan hingga Senin, 11 Mei 2026 dengan melibatkan PT Olein Sawit Lestari selaku Shipper.

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena merupakan implementasi perdana metode drop tank di Bengkulu untuk penanganan kargo curah cair.

“Sistem ini digunakan sebagai media transit muatan dari truk sebelum dipompa ke kapal sehingga proses operasional menjadi lebih efektif, cepat, dan terkontrol,” ucapnya.

Penerapan metode drop tank ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjawab tantangan operasional, khususnya dalam meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses muat kargo curah cair.

Dengan sistem ini, proses bongkar dari truk menuju media transit (drop tank) dapat dilakukan secara simultan sebelum selanjutnya dipompa ke kapal, sehingga waktu layanan menjadi lebih optimal.

Implementasi layanan drop tank ini kata dia, merupakan bagian dari program inovasi dan strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan.

“Hal ini sebagai upaya menghadirkan proses layanan curah cair yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Inovasi ini sebelumnya telah diterapkan di Pelabuhan Pangkal Balam dan kini mulai diimplementasikan di Bengkulu. Kami berharap inovasi ini dapat mendukung kelancaran logistik serta meningkatkan daya saing pelabuhan,” ujarnya.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Mochammad Choiron Yusuf mengungkapkan kegiatan perdana ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien di Pelabuhan Bengkulu.

“Dengan dukungan peralatan seperti pompa dan sistem distribusi yang terintegrasi, proses pemuatan PFAD dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan,” kata Choiron.

Sebelumnya, proses penanganan kargo curah cair masih menggunakan pola konvensional yang membutuhkan waktu lebih lama dalam proses transfer muatan.

Melalui implementasi drop tank, pola operasi menjadi lebih terstruktur dan terintegrasi, sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas serta penurunan waktu sandar kapal (port stay).

Selain meningkatkan kinerja operasional, penerapan metode ini juga meningkatkan implementasi aspek HSSE (Health, Safety, Security, & Environment).

Sistem yang lebih tertutup dan terkontrol mampu meminimalisir potensi tumpahan serta menjaga kebersihan lingkungan pelabuhan.

Seiring dengan meningkatnya arus distribusi komoditas turunan kelapa sawit dari wilayah Bengkulu, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu akan terus mendorong inovasi layanan guna mendukung kelancaran logistik nasional.

Implementasi drop tank ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan sistem operasional yang lebih modern dan berdaya saing di Pelabuhan Pulau Baai.

PTP Nonpetikemas berkomitmen terus menghadirkan inovasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pelabuhan yang andal, efisien, dan berwawasan lingkungan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

16 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Beli Pertalite Harga Pertamax

16 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Trending di ANJUNGAN