Menu

Mode Gelap
Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung Tahun Ini Asia Babak Belur, FIFA Masih Pertimbangkan Kuota 12 Tiket untuk Piala Dunia 2030 Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

SENI BUDAYA

Di Balik Rasa Lelah Deddy Mizwar, Ada Konsistensi Menjaga Mutu Dakwah Para Pencari Tuhan

badge-check


 Di Balik Rasa Lelah Deddy Mizwar, Ada Konsistensi Menjaga Mutu Dakwah Para Pencari Tuhan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Konsistensi Deddy Mizwar dalam menghadirkan tayangan religi berkualitas kembali diuji. Di balik kesuksesan sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) yang telah bertahan hampir dua dekade, aktor senior tersebut mengungkapkan adanya kelelahan kreatif yang ia rasakan dalam proses produksi.

Dalam jumpa pers program Penuh Cinta SCTV di Studio 8 SCTV Tower, Senayan, Kamis (29/1/2026), Deddy Mizwar secara terbuka menyampaikan bahwa menggarap sinetron religi bukanlah pekerjaan ringan. Ia menyebut, tantangan terbesarnya justru terletak pada tanggung jawab menyampaikan pesan dakwah tanpa kehilangan daya tarik bagi penonton.

“Bukan sekadar bikin sinetron. Ini dakwah. Kalau ceritanya berulang atau tidak jujur, penonton bisa langsung meninggalkan,” ujar Deddy.

Menurut pemeran Bang Jack ini, Para Pencari Tuhan menuntut pemikiran yang lebih dalam dibandingkan sinetron drama biasa. Setiap konflik dan dialog harus relevan dengan realitas sosial sekaligus mampu mengajak penonton merenung.

Sebagai upaya menjaga kesegaran cerita, Deddy Mizwar secara konsisten melakukan regenerasi pemain di setiap jilid. Ia hanya mempertahankan beberapa karakter ikonik seperti Udin Nganga, Asrul Dahlan, dan Jarwo Kwat.

“Kalau pemainnya itu-itu saja, ceritanya bisa stagnan. Kita harus berani bongkar pasang,” tegasnya.

Langkah tersebut, menurut Deddy, adalah bagian dari komitmen agar PPT tidak sekadar hadir setiap Ramadan, tetapi tetap relevan dengan persoalan masyarakat yang terus berubah.

Deddy Mizwar, lelah tapi belum menyerah.

Pada Para Pencari Tuhan Jilid 19 bertajuk “TOBAT, Woy…!”, penonton diajak menyelami persoalan sosial yang lebih tajam. Cerita berfokus pada Muluk (Raihan Khan), seorang sarjana menganggur yang terseret dalam realitas pahit eksploitasi anak jalanan, praktik pemalakan, hingga jeratan pinjaman online.

Kisah ini tidak hanya menampilkan konflik personal, tetapi juga kritik sosial terhadap ketimpangan ekonomi, kejahatan terorganisir skala kecil, dan lemahnya perlindungan terhadap kelompok rentan.

Melalui karakter Bang Jack, Deddy Mizwar kembali menegaskan peran tokoh bijak yang berusaha meluruskan niat, membimbing tanpa menghakimi, dan mendorong perubahan secara perlahan.

Meski mengakui rasa lelah, Deddy menegaskan bahwa Para Pencari Tuhan masih memiliki tempat tersendiri di hatinya. Jilid ke-19 tetap diproduksi dengan standar tinggi, sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada penonton setia.

“Kalau capai itu wajar. Tapi selama masih bisa memberi manfaat, ya dijalani,” tuturnya.

Para Pencari Tuhan Jilid 19 “TOBAT, Woy…!” tayang setiap hari pukul 02.45 WIB selama Ramadan, hanya di SCTV, dengan jajaran pemain antara lain Deddy Mizwar, Udin Nganga, Asrul Dahlan, Jarwo Kwat, Tio Pakusadewo, hingga Farisa Fasa.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung

4 Juli 2026 - 15:29 WIB

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Trending di SENI BUDAYA