Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

EKOBIS

Ini Harapan INACA untuk Industri Penerbangan Nasional di 2026

badge-check


 Ini Harapan INACA untuk Industri Penerbangan Nasional di 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Terkait dengan data statistik dan dinamika yang terjadi di industri penerbangan nasional tahun 2025, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) ini harapan kepada pemerintah dan stakeholder penerbangan nasionalm

“INACA berharap pemerintah pusat c.q Presiden Republik Indonesia melalui lintas kementerian dan lembaga untuk memberikan political will, sepenuhnya mendukung penyehatan industri penerbangan nasional, mengingat industri penerbangan mempunyai multiplier effect yang besar bagi perekonomian Indonesia,” jelas Ketua INACA Denok Prawiraatmadja di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Asosiasi Maskapai Penerbangan Internasional (IATA) menyatakan, kontribusi industri penerbangan Indonesia dan sektor yang terkait pada tahun 2023 adalah sebesar 62,6 miliar USD atau sebesar 4,6 % dari Produk Domestik Bruto (PDB) dengan jumlah tenaga kerja mencapai 6 juta orang.

Menurunkan biaya operasional penerbangan seperti misalnya perlindungan dari rugi nilai tukar mata uang (kurs), penurunan harga avtur, penghapusan semua PPN dan bea masuk pesawat dan spareparts.

Melakukan penyesuaian aturan terkait tarif batas atas (TBA), baik untuk rute penerbangan jarak pendek maupun rute jarak panjang, serta rute padat dan kurang padat.

Segera menindaklanjuti Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara Nasional dengan aturan-aturan operasionalnya, terutama terkait dengan penggunaan ruang udara bersama (flexibillity use airspace) antara penerbangan sipil dan militer.

“Dengan demikian, operasional penerbangan pesawat menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Memberikan sanksi tegas kepada operator penerbangan carter asing (OC 91 asing), yang melanggar aturan regulasi penerbangan Indonesia, di mana menurut azas Cabotage, seharusnya pesawat registrasi non-PK (non-Indonesia) tidak dapat melakukan penerbangan komersial di Indonesia.

Terkait rencana pengaplikasian penerbangan berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui skema CORSIA secara voluntary tahun 2026 dan mandatory tahun 2027, pemerintah kata Denon, diharapkan mencari skema yang lebih efektif dan efisien baik bagi maskapai penerbangan maupun penumpang pesawat dengan membandingkan skema penggunaan sustainable aviation fuel (SAF) dengan skema carbon offset.

Meski begitu, INACA sebagai asosiasi maskapai penerbangan nasional memberikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu industri penerbangan nasional selama tahun 2025.

Seperti Kementerian Perhubungan serta Kementerian dan Lembaga lain yang terkait, Bank Indonesia, PT Angkasa Pura Indonesia, Airnav Indonesia, Pertamina Patra Niaga, Jasa Raharja dan semua pihak lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

“Harapannya, di tahun depan industri penerbangan nasional dapat menjadi sehat dan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

2 Juli 2026 - 21:04 WIB

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Kemenhub Dukung Penuh Program Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

2 Juli 2026 - 10:34 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Citilink Buka 5 Rute Baru Hubungkan Kalimantan, Yogya, dan Batam

1 Juli 2026 - 14:43 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN untuk Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Kemenhub Dorong Percepatan Persiapan Reaktivasi Bandara Husein Bandung

1 Juli 2026 - 09:06 WIB

Trending di BANDARA