Menu

Mode Gelap
Anna Latuconsina Ajak Hentikan Normalisasi Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Bincang Buku di Gedung Parlemen Survei Deloitte: 42% Konsumen Indonesia Minati Mobil Listrik, Penjualannya Malah Jalan di Tempat Jatiwaringin Hingga Cipayung, TPA Membakar Anggaran Negara Bus Listrik Transjabodetabek Dibidik, Bisa Hemat Rp3 Triliun Setahun  Era Cashless Datang, Anak SD Lebih Cepat Kenal QRIS Dibanding Literasi Keuangan  Di Tengah Keterbatasan Keuangan Daerah, Oknum Pungut Dana Titipan Rp7 Juta Per Desa di Subulussalam  

PERON

KAI Wisata dan Kemenparekraf Kenalkan Wisata Heritage Semarang ke Pasar Global Lewat FAM Trip Internasional

badge-check


 KAI Wisata dan Kemenparekraf Kenalkan Wisata Heritage Semarang ke Pasar Global Lewat FAM Trip Internasional Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG – Untuk memperkuat promosi wisata sejarah Indonesia di pasar internasional, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menggelar kegiatan Familiarization Trip (FAM Trip) pada 17–18 November 2025.

Acara ini menyasar agen perjalanan, operator tur, hingga influencer dari Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika, dengan mengunjungi dua ikon heritage Semarang: Lawang Sewu dan Museum Kereta Api Ambarawa.

Direktur Utama KAI Wisata Hendy Helmy menyebut FAM Trip ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya tarik wisata sejarah dan edukatif Indonesia di mata internasional.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat daya tarik wisata sejarah dan edukasi Indonesia di mata wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Hari pertama, Senin (17/11), para peserta yang terdiri dari travel agent, tour operator, penyelenggara school trip, dan influencer asing diajak mengeksplorasi Lawang Sewu, mulai dari pemaparan sejarah, tur bangunan, hingga wahana immersive. Kegiatan ini disambut antusias, salah satunya ditunjukkan lewat komentar peserta yang menyebut pengalaman tersebut sebagai kunjungan yang mengesankan dan edukatif.

Pada Selasa (18/11), perjalanan dilanjutkan ke Museum Kereta Api Ambarawa, di mana peserta mengikuti edukasi sejarah perkeretaapian dan menjajal kereta wisata relasi Ambarawa–Tuntang PP, menyusuri jalur rel bersejarah sambil mendalami konsep pengembangan wisata edukatif berbasis budaya.

Hendy menambahkan, “Kegiatan ini tidak hanya memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku industri pariwisata internasional, tetapi juga menegaskan kesiapan Semarang sebagai destinasi wisata sejarah bertaraf internasional.”

Melalui FAM Trip ini, KAI Wisata berharap dapat memperluas promosi wisata heritage Indonesia dan menarik lebih banyak wisatawan global untuk menikmati pengalaman otentik berbalut edukasi, budaya, dan pelayanan unggulan.

KAI Wisata berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan service excellence di berbagai lini bisnisnya, antara lain Kereta Wisata, Luxury Lounge, Shower & Locker, Rail Transit Hotel, dan pengelolaan destinasi heritage seperti Lawang Sewu dan Museum Kereta Api Ambarawa. (****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Penumpang Kelas Eksekutif KAI Tembus 7,57 Juta pada Semester I 2026, Naik 18,78 Persen

18 Juli 2026 - 19:08 WIB

Penumpang Kereta di Sumatra Tembus 3,8 Juta pada Semester I 2026, Naik 11,35 Persen

18 Juli 2026 - 17:35 WIB

Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api

18 Juli 2026 - 10:40 WIB

31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota

18 Juli 2026 - 09:32 WIB

KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

18 Juli 2026 - 09:21 WIB

KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat

17 Juli 2026 - 22:21 WIB

KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah

17 Juli 2026 - 14:17 WIB

Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP

17 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

17 Juli 2026 - 09:58 WIB

Porseni Kereta Api 2026 Resmi Ditutup, Daop 6 Yogyakarta Raih Juara Umum

16 Juli 2026 - 20:46 WIB

Trending di PERON