Menu

Mode Gelap
Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP Infotainment Awards 2026: Ketika Popularitas, Fandom dan Media Sosial Menentukan Siapa yang Jadi Bintang ASDP Perkuat Sinergi Lancarkan Mobilitas dan Arus Logistik di Pelabuhan Ketapang Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder Kemenhub Instruksikan Perketat Pemeriksaan Mandiri dan Latihan Darurat Kapal Secara Masif Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal Pascabanjir

PERON

Kementerian-KP Perkuat Posisi Indonesia dalam Tata Kelola Perdagangan Spesies Laut Global

badge-check


 Kementerian-KP Perkuat Posisi Indonesia dalam Tata Kelola Perdagangan Spesies Laut Global Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya laut melalui partisipasi aktif pada rangkaian Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), yang mencakup Standing Committee ke-79 dan ke-80 serta Konferensi Para Pihak (COP20).

Pertemuan COP20 CITES yang diselenggarakan di Samarkand, Uzbekistan pada baru-baru ini dihadiri lebih dari 3.400 delegasi dari 163 negara anggota, serta ratusan organisasi internasional, lembaga PBB, dan pemangku kepentingan global di bidang konservasi.

Dalam forum tersebut, para pihak menyepakati lebih dari 120 agenda, termasuk 51 amandemen daftar Appendiks CITES, ratusan keputusan, dan sejumlah resolusi yang mengatur perdagangan internasional spesies dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan, aspek sosial ekonomi, serta manfaat yang adil bagi masyarakat.

Indonesia mencatat capaian penting melalui keberhasilan negosiasi dalam menolak pencantuman sidat (Anguilla spp.) dan teripang jenis Actinopyga spp. ke dalam Appendiks II CITES. Keputusan ini dinilai strategis karena kedua komoditas tersebut memiliki kontribusi signifikan terhadap devisa nasional dengan nilai perdagangan lebih dari Rp120 miliar per tahun.

COP20 CITES juga menyepakati sejumlah pengaturan baru terkait spesies akuatik, antara lain up-listing beberapa jenis hiu dan pari, penetapan ketentuan zero-quota untuk jenis tertentu, serta penguatan mekanisme pengelolaan perdagangan berbasis kajian ilmiah melalui Non-Detriment Findings dan Legal Acquisition Findings.

“Indonesia berkomitmen memastikan pengelolaan dan perdagangan spesies laut berjalan seimbang antara perlindungan ekosistem dan keberlanjutan usaha masyarakat pesisir,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara dalam siaran resmi di Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, keputusan COP20 menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola nasional, khususnya dalam penyesuaian regulasi, penguatan sistem pemantauan perdagangan, serta peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan internasional yang telah disepakati bersama.

Direktur Konservasi Spesies dan Genetik, Sarmintohadi menambahkan partisipasi Indonesia tidak hanya pada pengambilan keputusan, tetapi juga dalam berbagi praktik baik konservasi, termasuk pengelolaan kuda laut, ikan hias laut, serta integrasi kualitas habitat dalam upaya keberlanjutan.

Indonesia juga terpilih sebagai anggota Plant Committee dan alternate Standing Committee CITES hingga COP21 mendatang. Keanggotaan ini dinilai strategis karena memungkinkan Indonesia terlibat langsung dalam perumusan kebijakan, sains, dan regulasi perdagangan tumbuhan, satwa liar, dan ikan di tingkat global.

“Ke depan, KKP akan menindaklanjuti hasil COP20 CITES melalui sosialisasi kepada para pemangku kepentingan, penyiapan langkah penyesuaian regulasi, serta penguatan posisi Indonesia dalam menghadapi agenda CITES berikutnya, termasuk COP21,” ungkap Sarmintohadi.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

HUT ke-81, KAI Catat 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 10:52 WIB

KAI-KCIC Ajak 607 Anak Panti Asuhan Menjajal Kereta Cepat Whoosh

23 September 2026 - 10:34 WIB

KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo

22 September 2026 - 14:21 WIB

KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

22 September 2026 - 13:44 WIB

KCIC-Polda Jabar Perkuat Pengamanan Whoosh, 1.773 CCTV Dikerahkan Pantau Operasional

22 September 2026 - 13:10 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

KAI Daop 1 Catat 16 Kasus Pencurian Kabel Rel Kereta Api

22 September 2026 - 11:38 WIB

KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan

21 September 2026 - 11:22 WIB

Sambut HUT ke-81, KAI Siapkan Nusantara Explorer untuk Perjalanan Wisata Indonesia

21 September 2026 - 05:11 WIB

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Trending di PERISTIWA