Menu

Mode Gelap
Motif Pucuk Ni Jepang Karya Ansar Salihin Resmi Tercatat Hak Cipta Di Kementerian Hukum Dari Naskah Kuno ke Meja Politik: Diskusi Literasi Gayo Memicu Wacana Pemekaran Kota Madya Takengon dan Penataan Dapil DPRI Kemenhub Kampanye Keselamatan Kebakaran Kapal Penumpang dan Ro-Ro Guru MIN 53 Bireuen Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan terhadap Siswi Kelas IV Balai Pengajian Babul Ilmi di Asir-Asir Asia Butuh Uluran Tangan, 80 Santri Belajar di Tengah Keterbatasan Dampak Karhutla, AirNav Perketat Pantauan Ruang Udara Kalimantan

SENI BUDAYA

Motif Pucuk Ni Jepang Karya Ansar Salihin Resmi Tercatat Hak Cipta Di Kementerian Hukum

badge-check


 Motif Pucuk Ni Jepang Karya Ansar Salihin Resmi Tercatat Hak Cipta Di Kementerian Hukum Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Motif Pucuk Ni Jepang karya Ansar Salihin resmi tercatat sebagai Hak Cipta di Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui program Fasilitasi Pencatatan Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan tahun 2026. Dalam pencatatan tersebut, Ansar Salihin tercatat sebagai pencipta sekaligus pemegang hak cipta atas karya motif yang terinspirasi dari pucuk jepang (Bahasa Gayo) berarti pucuk labu siam, tanaman yang banyak tumbuh subur di kawasan dataran tinggi Gayo kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues.

Pucuk Ni Jepang yang berarti pucuk labu siam merupakan kreasi motif baru yang pertama kali dipublikasikan pada 2021 di Bener Meriah. Motif tersebut merupakan hasil stilisasi bentuk pucuk labu siam dengan mengolah unsur sulur spiral, batang, daun, tunas, dan bunga. Karakter garis lengkung yang dominan memberikan kesan dinamis, lembut, dan harmonis, sekaligus merepresentasikan makna pertumbuhan, kesuburan, keberlanjutan, serta kehidupan masyarakat Gayo yang dekat dengan alam.

Pencatatan Hak Cipta motif Pucuk Ni Jepang pada 2026 dilakukan melalui Direktorat Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan. Karya tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan kreativitas seni rupa yang mengangkat potensi flora lokal Gayo ke dalam bentuk ragam hias kontemporer. Ansar Salihin sendiri merupakan alumni S1 Penciptaan Seni Program Studi Seni Kriya ISI Padang Panjang dan S2 Pengkajian Seni Kriya Pascasarjana ISI Padang Panjang. Ia aktif melakukan penelitian tentang kerawang Gayo sejak 2013 dan merupakan penulis buku Ragam Hias Aceh Dataran Tinggi (Kerawang Gayo dan Mesikhat Alas).

Menurut Ansar Salihin, pencatatan Hak Cipta Pucuk Ni Jepang merupakan bagian penting dalam memberikan pengakuan dan perlindungan terhadap karya seni yang lahir dari proses kreatif serta inspirasi budaya dan lingkungan lokal.

“Saya berharap motif ini tidak hanya dipandang sebagai sebuah desain, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkaya khazanah ragam hias Gayo. Inspirasi dari pucuk labu siam menunjukkan bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber penciptaan seni yang memiliki nilai estetis sekaligus makna budaya,” ujarnya.

Ansar menambahkan, perlindungan Hak Cipta juga diharapkan dapat mendorong masyarakat, perajin, pelaku industri kreatif, dan berbagai pihak untuk lebih menghargai karya intelektual. Penggunaan motif Pucuk Ni Jepang dalam karya atau produk komersial wajib mendapatkan izin dari pemegang Hak Cipta, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya pencatatan ini, saya ingin mendorong budaya berkarya yang tetap menghargai hak pencipta. Motif boleh dikembangkan dan dimanfaatkan secara kreatif, tetapi penggunaannya perlu melalui izin dan mekanisme yang sesuai agar hak pencipta tetap terlindungi,” katanya.*** (Jasa)

Baca Lainnya

Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single

1 September 2026 - 09:30 WIB

Ada Apa Gerangan? Pemikir Revolusioner Tentang Aceh Berdiskusi dan Berekspresi di Halaman Jeda

31 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Indra Adhari Rilis ‘Lima Tahun’ Dimomen HUT RI: September Rilis Single di Label Internasional Malaysia!

31 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Sempat Memanas Gegara Lagu, Valdy Nyonk dan Ecko Show Akhirnya Berdamai

30 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

30 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Aset Master Lagu Diduga Dialihkan Tanpa Izin, Valdy Nyong Somasi Label Ide Timur 

30 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Sastra Semesta #16 Rayakan 7 Tahun, Komunitas Seni Didorong Jadi Penggerak Pemajuan Kebudayaan

29 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar

28 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Trending di SENI BUDAYA