Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

SENI BUDAYA

Sajak-Sajak Tutup Tahun Herman Syahara

badge-check


 Sajak-Sajak Tutup Tahun Herman Syahara Perbesar

Wartatrans.com, SASTRA — Pergantian tahun merupakan momen tersendiri bagi banyak orang. Tak terkecuali seorang penyair. Berikut sajak-sajak tutup tahun 2025  oleh Herman Syahara;

_____

AGAR KATA TAK SIA SIA

Bagaimana akan kutulis sajak seriang gerimis 

bila yang tumpah menderas kayu bah 

 

Bagamana akan kutulis sajak hijau hutan

bila maut sawit yang kau tanam 

 

Bagaimana akan kutulis sajak kenangan

bila yang hilang kampung halaman

 

Atau kutulis saja sajak air mata

agar kata tak sia-sia

 

Desember 2025

_________

SEBUAH NAMA

 

Telah kita lepas sebuah nama,

selembar bulan penghabisan,

yang tiba-tiba terasa usang

pada almanak di dinding putIh rumah kita

 

Mungkin nama selembar bulan itu telah gosong 

dalam pesta barbequi

sampai hampir fajar,

sampai terasa aroma awal hari yang kita duga baru

 

Tapi namanya tak akan pernah benar-benar berganti 

menjadi nama lain seperti yang kita inginkan

 

: nama itu telah menjadi cuaca yang tak terekam mesin prediksi

menjadi pidato kemenangan siasat

di panggung-panggung politik

menjadi keluh kesah di lorong pasar-pasar becek 

menjadi gumam di pabrik pabrik

menjadi dengung di kamar-kamar petak kontrakan 

menjadi gelombang penolakan di jalan-jalan

 

Menjadi banjir bandang air mata kehilangan dalam peperangan

menjadi dentang rantang di tenda pengungsian

menjadi barisan nisan bayi-bayi dan kaum perempuan 

menjadi kota yang sedang dihapus

dari peta dengan genosida

 

Namanya tak akan pernah benar-benar berganti 

menjadi nama lain seperti yang kita siapkan

walau kita nyalakan sumbu semua hutan

menjadi kembang api di malam pergantian

 

Januari 2025

*dipetik dari halaman 141 Antologi Puisi PPN XIII “Layang Layang Tak. Memilih Tangan”, September 2025

______________

DI BANDAR ITU

/y

 

Di bandar itu

kapal-kapal telah angkat jangkar

meninggalkan riak ombak

dan bekas jari kita di besi tambat

 

aroma muara yang asing

dan angin bergaram 

mengekalkannya dengan karat

 

Di bandar itu 

kapal datang, kapal pergi

seperti Desember ini

 

Ada sesuatu harus kita catat 

mungkin sebuah puisi 

 

Desember 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota

4 Juli 2026 - 21:00 WIB

Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung

4 Juli 2026 - 15:29 WIB

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Trending di SENI BUDAYA